The State's Negligence in Overseeing Daycare Centers and Children's Constitutional Rights

Authors

  • Dliya Ul Muharram Universitas Mulawarman
  • Ayu Aprilia Pangestu Putri Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman

DOI:

https://doi.org/10.71250/rlr.v4i1.136

Keywords:

State Omission, Early Childhood Education, Vicarious Liability, Onrechtmatige Overheidsdaad

Abstract

This article examines the legal qualification of local government omission in supervising the operational licensing of daycare facilities, with reference to the cases of toddler maltreatment at Wensen School Depok (August 2024) and the comparable incident in Yogyakarta (April 2026). The research is normatively juridical and combines statutory, conceptual, and case approaches, drawing on Article 28B paragraph (2) and Article 28I paragraph (4) of the 1945 Constitution, Law Number 30 of 2014 concerning Government Administration, and Supreme Court Regulation (PERMA) Number 2 of 2019. The analysis demonstrates that the toleration of unlicensed daycare operations by competent regional authorities exceeds the boundary of administrative infraction and fulfils the qualification of an Unlawful Act by the Government (Onrechtmatige Overheidsdaad). The novelty of the study lies in the transplantation of the doctrine of vicarious liability from Article 1367 of the Indonesian Civil Code (KUHPerdata) into administrative adjudication, thereby constructing an integrated litigation route through which a local government may be subjected to joint civil liability before the Administrative Court (PTUN). The study recommends the institutionalisation of a proactive periodic supervisory mechanism at the regional level and the issuance of executory rulings ordering the allocation of regional budget (APBD) funds for the medical and psychological rehabilitation of child victims

References

Absarani Maharani Effendi, and Ade Adhari. 2025. “Perlindungan Hukum Anak Melalui Kebijakan Kriminal Terhadap Kasus Penganiayaan Di Tempat Penitipan Anak (Daycare).” Jurnal Tana Mana 6(1): 363–72.

Antoro, B. Hengky Widhi, and Rosita Miladmahesi. 2023. “Dinamika Pengaturan Perbuatan Melawan Hukum Oleh Pemerintah (Onrecthmatige Overheidsdaad) Dari Undang-Undang Sampai Dengan Peraturan Mahkamah Agung.” Proceeding APHTN-HAN: 67–94.

Asimah, Dewi, and Anna Erliyana. 2025. “The Concept and Legal Protection Regarding Government Administrative Actions in the Form of Not Performing Concrete Actions (Omission).” Jurnal IUS Kajian Hukum dan Keadilan 13: 708–33. doi:10.29303/ius.v13i3.1520.

Asshiddiqie, Jimly. 2006. 1 Pengantar Ilmu Hukum Tata Negara. 1st ed. Jakarta: Sekertariat Jenderal & Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi RI. www.jimly.com/pemikiran/getbuku/4.

Asshiddiqie, Jimly. 2014. Konstitusi Dan Konstitusionalisme Indonesia. 1st ed. Jakarta: Sinar Grafika.

Barokah, Muhamad Raziv, and Anna Erliyana. 2021. “Pergeseran Kompetensi Absolut Dari Peradilan Umum Ke Peradilan Tata Usaha Negara: Gugatan Perbuatan Melawan Hukum Oleh Penguasa (Onrechtmatige Overheidsdaad).” Jurnal Hukum & Pembangunan 51(4): 824–48. doi:10.21143/jhp.vol51.no4.3290.

Bintang Raja, Andreas, Irfan Hakim, Giovano Allan, Radityo Wirananto, Aghastyar, and Almer Fathoni. 2025. “Analisis Yuridis Terhadap Peran PTUN Dalam Menjamin Kepastian Hukum Bagi Warga Negara.” JIHHP: Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik 5(5): 3786–96.

Dirgantara, Putra, Cheryl Nathania, Heigel Parodi Ritonga, Nicole Eugenia Yuri, and Oky Annisa Rizky Noer Janah. 2026. “Penerapan Strict Liability Dan Vicarious Liability Dalam Sengketa Perdata Perbandingan Sistem Hukum Indonesia Dan Filipina.” JIM: Jurnal Ilmu Multidisiplin 4(5): 3941–51.

Fauzi, Muhammad Alifian Geraldi, and Anna Erliyana. 2023. “Kompetensi Mengadili Peradilan Tata Usaha Negara Terhadap Gugatan Perbuatan Melanggar Hukum Oleh Badan Dan/Atau Pejabat Pemerintahan (Onrechtmatige Overheidsdaad).” Unes Law Review 6(2): 4357–71.

Gredka-Ligarska, Iwona. 2025. “Employer’s Vicarious Liability for Damage Caused by an AI Worker: Comparative Law Perspective.” Utrecht Law Review 21(1): 36–48. doi:10.1038/538020a.

Hadiarto, and Muhammad Karyadie. 2022. “Constitutional Guarantee of Children’s Human Rights Protection.” International Journal of Social, Service and Research 2(7): 658–69. https://ijssr.ridwaninstitute.co.id/index.php/ijssr/.

Hadjon, Philipus M. 1987. Perlindungan Hukum Bagi Rakyat di Indonesia: Sebuah Studi Tentang Prinsip-Prinsipnya, Penanganannya oleh Pengadilan dalam Lingkungan Peradilan Umum dan Pembentukan Peradilan Administrasi Negara. Cet. 1. Surabaya: PT Bina Ilmu.

Hadjon, Philipus M. and Tatiek Sri Djatmiati. 2017. Argumentasi Hukum. 1st ed. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Hidayah, Syarifaatul. 2023. “State Responsibility in Protecting Human Rights: An International Legal Perspective.” International Law Discourse in Southeast Asia 2(2): 279–304.

Ilham, Dodi, Muh Rizal, Karunia Luki, R, Sirajuddin Saleh, and Brata Tri, Joko. 2023. “Peran Pemerintah Dalam Mendorong Kualitas Pelayanan Pendidikan Di Indonesia The Government ’ s Role in Encouraging the Quality of Education Services in Indonesia.” Pallangga Praja 5(2): 155–61. https://ejournal.ipdn.ac.id/jpp/article/view/3736/1721.

Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 1990 tentang Pengesahan Convention on the Rights of the Child.

Khafifah, Nur Rizqi, Ahsanul Minan, and Muhammad Rusydi. 2023. “Onrechtmatig Overheidsdaad By the Government on the Liability of the Government Regulation (Case Study on Law Number 18 of 2017).” Jurnal Poros Hukum Padjadjaran 5(1): 71–90. doi:10.23920/jphp.v5i1.1451.

Leisure, Patrick. 2025. “Does the Osman Test Go to School? Recent Developments Concerning States’ Positive Obligations to Protect Children in School.” Human Rights Law Review 25(1): 1–12. doi:10.1093/hrlr/ngae024.

Maiyah, Iftidatul Nurul, and Eny Nur Aisyah. 2025. “Analisis Yuridis Terhadap Perlindungan Hak Anak Di Lembaga PAUD Di Indonesia.” Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum 3(6): 10344–51.

Marzuki, Peter Mahmud. 2019. Penelitian Hukum: Edisi Revisi. 15th ed. Jakarta Timur: Prenadamedia Grup.

O’Mahony, Conor. 2025. “Why Children Should Have Constitutional Rights of Their Own.” 23(2): 372–404. https://research.ucc.ie/en/publications/why-children-should-have-constitutional-rights-of-their-own/.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini.

Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyelesaian Sengketa Tindakan Pemerintahan dan Kewenangan Mengadili Perbuatan Melanggar Hukum oleh Badan dan/atau Pejabat Pemerintahan.

Permana, Afrisyal Chandra, and Asmak Ul Hosnah. 2025. “Perlindungan Anak Sebagai Subjek Hukum: Tinjauan Terhadap Tanggung Jawab Negara Dalam Perfektif Ham.” Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum 3(6): 9936.

Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta Nomor 473/G/TF/2023/PTUN.JKT, 26 Februari 2024 (PT Permata Hijau Palm Oleo, PT Nubika Jaya, PT Pelita Agung Agrindustri, dan PT Permata Hijau Sawit v. Menteri Perdagangan Republik Indonesia).

Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Bandung Nomor 16/G/TF/2023/PTUN.BDG, 26 Juni 2023 (Sienny Senjaya dan Erning Mukti Wibowo v. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor).

Putusan Sela Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 235/Pdt.G/2020/PN.Jkt.Pst (Komunitas Konsumen Indonesia v. Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan PT Tokopedia).

Rahardjo, Satjipto. 2009. Hukum Progresif: Sebuah Sintesa Hukum Indonesia. Yogyakarta: Genta Publishing.

Ridwan HR. 2020. Hukum Administrasi Negara: Edisi Revisi. 16th ed. Jakarta: Rajawali Pers.

Riyadi, Eko, and Supriyanto Abdi, 2007. Pusat Studi Hak Asasi Manusia Universitas Islam Indonesia (PUSHAM UII) Yogyakarta Mengurangi Kompleksitas Hak Asasi Manusia. Yogyakarta: Pusat Studi Hak Asasi Manusia Universitas Islam Indonesia (PUSHAM UII) Yogyakarta. https://pusham.uii.ac.id/wp-content/uploads/2025/03/Mengurai-Kompleksitas-HAM.pdf.

Rumahorbo, Erika Magdalena. 2025. “Sanksi Pidana Kepada Orang Tua Yang Melalaikan Tanggung Jawab Berdasarkan Undang-Undang Narkotika Dan Perlindungan Anak.” The Juris 8(2): 722–27. doi:10.56301/juris.v8i1.1232.

Sanjaya, Riska Chusnul, Ziana Zein Banafsah, Banafsah Ziana Zein, Ibnu Ahli Sunnah, and Istiqomah. 2025. “Peran Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Dalam Pemenuhan Hak Anak Berhadapan Dengan Hukum (ABH) Di Kabupaten Cirebon.” Jurnal Intervensi Sosial 3: 17–29. doi:10.32734/intervensisosial.v3i2.18888.

Schotel, Bas. 2021. “Administrative Law as a Dual State. Authoritarian Elements of Administrative Law.” Hague Journal on the Rule of Law 13(1): 195–222. doi:10.1007/s40803-021-00156-4.

Shihab, Muhammad Farsha, and Nurbaiti. 2025. “Analisis Yuridis Doktrin Vicarious Liability Dalam Praktik Medis Studi Putusan MK No. 21/PUU-XXI/2023.” 5(2): 1925–36.

Skolnik, Terry. 2025. “Two Cultures of Justification in Constitutional Law.” International Journal of Constitutional Law 23(4): 1046–72. doi:10.1093/icon/moag004.

Stoyanova, Vladislava. 2023. “Framing Positive Obligations under the European Convention on Human Rights Law: Mediating between the Abstract and the Concrete.” Human Rights Law Review 23(3): 1–34. doi:10.1093/hrlr/ngad010.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan.

Utrecht, E. 1990. Pengantar Hukum Administrasi Negara Indonesia. Disadur oleh Moh. Saleh Djindang. Cet. ke-9. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Wijk, H.D. van, and Willem Konijnenbelt. 2008. Hoofdstukken van Bestuursrecht. 14e herziene druk. Amsterdam: Reed Business / Elsevier Juridisch. 945 pp. ISBN 9789035242517.

Downloads

Published

26-05-2026